Pembuatan sim c

Mulai dari 3 minggu yang lalu mempunya rencana untuk membuat sim c karena belakangan ini sering terjadi razia motor di jogja dan magelang dan semarang. Dulu pernah membuat waktu zaman sma tapi pake nembak gitu bayar lalu langsung foto. Sekarang lebih polisi di kota jogja lebih profesional dan tidak mau menerima suap seperti yang tertulis di trmbok tembok dan poster poster di seluruh kantor kepolisian untuk urus sim.
Tahap pertama dalam pembuatan sim adalah menjalani tes kesehatan yang singkat seperti ukur berat badan tinggi badan dan tes buta warna. Hanya untuk itu butuh nunggu satu jam karena antrian lebih dari 30 orang dan hanya ada satu dokter dan satu perawat. Yah melatih kesabaran itu. Mungkin trik yang baik adalah datang pagi banget agar mendapat urutan pertama atau malah datang belakangan siang seperti waktu lewat lebih sepi. Biaya tes kesehatan hanya rp 20 ribu.

Habis itu datang ke loket satu untuk ambil formulir pendaftaran dengan melampirkan fotokopi ktp dan hasil tes kesehatan. Foto kopi habis rp 1 ribu aja.

Setelah berkas di masukin nunggu untuk di panggil untuk tes teori. Tes teori terdiri dari 30 soal. Kisi kisi tentang peraturan lalu lintas, rambu rambu jalan dan berhubungan dengan kendaraan. Waktu yang di berikan adalah 1jam tapi karena hanya 30 soal pilihan ganda maka butuh 15 minit untuk mengerjakan.

Waktu tes aku hanya dapat empat salah, bukan karena saya pinter dalam mengerjakan soal tapi karena di lembar soal itu sudah ada koretan jawabannya. Entah siapa yang isi? Apakah itu polisi atau peserta ujian sebelumnya, saya tidak tahu. Saya tahu hanya di lembar soal itu banyak koretannya pada jawaban padahal disebutkan dalam soal dilarang mencoret lembaran soal mohon di isi pada lembaran jawaban. Yah ini soal yang sudah di daur ulang berulang kali.

Ada sekitar 7 orang yang ikut test teori bersamaku ada yang ulang karena gagal tes teori sebelumnya dan ada baru pertama kali. Ini baru pertama kali saya ikut tes sebenernya karena waktu zaman dulu saya hanya inget suruh masuk isi nama dan alamat lalu tanda tangan ternyata polisi yang mengisi jawabannya. Waktu mengerjakan soal saya denger ada polisi bilang ke salah satu peserta ujian lain kali kalau tidak tahu jawabannya dikosongkan aja nanti kita isi untuk tambah poin agar bisa lulus. Yah lumayan ada polisi yang baik hati kepada orang itu kasihan dia itu gagal terus.

Berikutnya habis dari ujian teori ada ujian praktek. Ada 3 hal yang harus bisa dilakukan yaitu: zigzag, angka delapan dan belokan U. Polisi hanya memberi waktu lima minit untuk latihan sebelum ujian dan boleh pake motor sendiri. Awalnya saya pake motor kharisma yang berat dan pernah tabrakan rasa ridak enak untuk zigzag susah dan untuk belokan u itu mustahil. Pas giliran untuk maju saya gagal dan di suruh balik lagi minggu depan.

Merasa cukup kecewa saya langsung bilang ke pak polisi bisa latihan tidak pak di sini sampe mahir? Pak polisi bilang bisa asal tidak ada orang yang lagi mau ujian dan traknya kosong. Waktu itu sudah siang dan ujian praktek pada sepi aku mulai coba lagi dan coba lagi tapi tetap gagal lagi dan gagal lagi. Lalu saya bilang ini pasti karena motornya yang tidak mendukung minggu depan harus ganti. Dengan motor ini untuk hal yang sederhana seperti zig zag aja tidak bisa. Waktu aku suruh adikku untuk coba dia bilang wah sulit tenang pake motor ini padahal dia itu habis ke bromo naik motor itu. Dia zig zag gagal, delapan bisa dan terakhir u juga gagal.

Satu minggu lewat langsung pinjem motor adiknya istriku yaitu supra x yang model lama lebih ringan dan ramping. Aku yakin motor ini bisa lebih berhasil. Waktu giliran di panggil aku aku mencoba untuk zigzag dan ternyata lebih mudah pake motor yang ringan dan untuk angka delapan itu lolos tanpa hambatan tapi pas untuk belokan u susah sekali. Gagal uji coba yang pertama dan gagal untuk yang kedua. Kecewa lagi bisa gagal padahal motornya sudah sangat mendukung. Berarti ini faktor lemahiran naik motor dan mungkin karena kurang latihan. Walaupun gagal lagi aku tetap ingin menguasai belokan u aku akan pulang kalau sudah bisa menguasai.

1 jam dibawah panasnya sinar matahari melatih dan terus melatih keseimbangan. Lama kelamaan bisa dan berhasilšŸ™‚ karena sudah merasa menguasai maka langsung pulang. Ketemu dengan polisi minggu depan untuk kesempatan yang terakhir.

Untuk kesempatan yang ketiga mendapat giliran pertama untuk uji coba dan hanya diberi waktu untuk latihan 5 minit saja. Waktu tak coba untuk zigzag dan delapan gampang tapi untuk belokan U malah tidak bisa lagi. Polisinya bilang amati saya dan melihat cara belokan u. Kaki jangan menyentuh tanah dan jaga keseimbangan tubuh. Waktu itu pak polisi pake motor revo dan langsung berhasil. Kalau yanh ini polisinya masih muda pasti kalau polisinya sudah tua dan gendut pasti tidak bisa.

Waktu giliran mencoba dimulai pake bismilah karena sadar bahwa tidak bisa mengandalkan kemampuan sendiri dan butuh pertolongan dari langit dan campur tangan tuhan. Ternyata semua rintangan lolos seperti tangan tuhan yang menyetir motor dan saya hanya boncengan saja.

Habis lolos saya merasa puas atas hasil kerja keras latihan dan ternyata doa dikabulkan. Berikutnya datang ke loket dua untuk ambil berkas. Lalu balik ke loket 1 untuk ambil tagihan pembayaran pembuatan sim c. Pembayaran dilakukan di bank BRI yang ada di kantor polisi. Hanya bayar Rp 100 ribu murah sekali ternyata.

Habis bayar di loket BRI langung menuju loket 3 lagi nunggu untuk di panggil foto, tanda tangan dan sidik jari. Nunggu sekitar 10 minit lalu di panggil. Habis selese nunggu untuk di cetak butuh waktu 10 minit lagi. Saat simnya udah jadi untuk di ambil harus bayar Rp 5 ribu.

Seleselah urusan pembuatan sim berikutnya siap untuk adventurešŸ™‚

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s