Djarum Exploride Keliling Indonesia naik motor BMW

Ini tulisan dari suara pembaharuan tentang satu tim keliling indonesia pake motor bmw. Mungkin suatu saat bisa keliling indonesia pake klx tercinta.

Tim Indonesia Exploride yang didukung Djarum Apresiasi Budaya tiba di  kota Makassar, Jumat (20/5). Bikers Wulung Damardoto (Ungki) dan fotografer Aditya Birawa (Ditto) disambut kelompok bikers Makassar telah menempuh perjalanan selama hampir empat bulan atau 140 hari. Selanjutnya Senin (23/3), pasangan Wulung dan Aditya lantas menuju Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur untuk menyelesaikan estafet terakhir.  

“Kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah, termasuk Wonderful Indonesia, sebagai upaya untuk meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap pesona budaya Indonesia,” ucap Program Director-Bakti Budaya, Djarum Foundation, Renitasari.  

Dalam kegiatan ini, tim yang terdiri dari Wulung Damardoto, yang akrab disapa Ungki, beserta Aditya Birawa (Ditto), seorang juru kamera dan fotografer akan mengelilingi Indonesia dengan menempuh jarak 19.100 km dan memakan waktu 184 hari. 

 “Perjalanan ini mimpi saya sejak tahun 2007, tapi baru bisa terealisasi tahun 2010. Sulawesi Selatan dikasih keindahan berbeda yang puas dilihat dengan motor. Makassar harus lebih menarik lagi, agar orang mau ke Toraja. Orang lokal jarang mau ke Toraja, berbeda dengan turis asing. Potensi Makassar sebenarnya sangat bagus buat wisata motor. Wisatawan bisa naik motor dari Makassar ke Manado dan melihat pemandangan dari dekat,” ujar Ungki.  

Menurut Ungki, perjalanan Indonesia Exploride memang cocok dilakukan dengan motor. Beruntung, dia didukung sponsor motor BMW GF800 dengan mesin 800 cc. Tipe  motor ini dianggap cocok untuk menjelajah alam Indonesia. Dibandingkan dengan Harley Davidson yang cocok dengan jalan di Amerika, BMW lebih sesuai untuk medan alam Indonesia.   

“Kendalanya, saya cuma pernah kesulitan mendapatkan bahan bakar Pertamax di Aceh. Jadi terpaksa isi dulu dengan premium. Mesinnya tergolong irit, satu liter untuk 20 kilometer. Saya juga pernah ganti kanvas rem,” tutur Ungki.   

Perjalanan Indonesia Exploride dimulai pada Minggu 20 Februari 2011, dengan tujuan pertama Pulau Sumatera lewat jalur darat dan laut, dan akan berakhir pada minggu pertama di bulan April 2011. Di setiap kota, mereka membuat dokumentasi kekayaan alam, potensi wisata, dan keunikan daerah setempat.  

Sementara itu, Ditto mengaku mendapat banyak tantangan sekaligus keberuntungan saat menjelajah keliling bersama Ungki. Indonesia sebenarnya negeri yang indah. Beruntung sekali, ada Canon yang bersedia menjadi sponsor perlengkapan kamera. Kerap kali, Ditto mendapatkan gambar-gambar panorama dengan momen-momen yang bagus. 

 “Di Toraja, saya bisa mendapatkan gambar bagus. Saya berada dekat sekali, saat kerbau disembelih untuk upacara kematian Rambu Solo. Di Makassar, saya boleh mengambil gambar mahkota Raja Gowa. Hampir di setiap daerah, saya mengalami banyak proses yang ajaib,” ujarnya.      

Provinsi Lampung menjadi tempat pertama Indonesia Exploride. Rombongan sempat singgah di Way Kambas, daerah yang terkenal sebagai pusat pelatihan gajah. Selanjutnya, Ungki dan tim Exploride menjelajah sekitar 51 titik lokasi tujuan di Pulau Sumatera, termasuk Palembang, Bangka-Belitung, Pekanbaru, Siantar, Samosir-Toba, Gunung Sibayak, Kepulauan Sabang, Pantai Sorake, dan Bukittinggi. 

 “Saya optimistis Indonesia Exploride 2011 akan mampu membuat masyarakat Indonesia lebih mengenal, mencintai dan bangga terhadap bangsanya sendiri, karena sedemikian kayanya negeri ini. Acara ini bukan sekedar acara jalan-jalan biasa, tapi juga sarat akan ajakan positif untuk mengenal kembali serta menambah wawasan kita sebagai orang Indonesia,” tambah Ungki.   

 Indonesia Exploride juga didukung oleh artis-artis yang berasal dari daerah-daerah  setempat. Artis tersebut mendampingi Ungki dan tim, sekaligus menjadi pemandu Tim Indonesia Exploride untuk berkunjung dan memperkenalkan hasil budaya daerah setempat.  

“Saya sangat antusias ketika mengetahui tim Indonesia Exploride akan menjelajah kota saya. Banyak sekali kuliner khas. Di sini, saya akan mengajak tim Indonesia Exploride untuk mencoba Konro, Coto Makassar dan mencicipi es pallu butung,” ujar Siti Anizah, pemain sinetron Cinderella yang berdarah Makassar.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s