Ibu Anita Keliling Indonesia Naik Honda Tiger

Artikel di ambil dari stephen langitan.

Pada pertengahan Agustus lalu, ada SMS masuk sekedar melaporkan kalo beberapa teman bikers dari HTCI Honda Tiger Club Indonesia sudah sampai di Sabang, Pulau We yang dikenal sebagai Titik “KM 0 NKRI” (=dibaca KM nol Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Faktanya, salah satu dari mereka ada seorang “Lady Biker Indonesia” atau “Biker Wanita” dengan sosok seorang Ibu yang sudah menikah. Ia memiliki keluarga dengan seorang anak pria dewasa 19 tahun. Siapakah dia?

 

Dikalangan biker Honda-Tiger ia dikenal dengan nama lengkap, Ibu Anita Kusumawardhani (47). “Bunda” adalah sebutan yang lebih akrab yang selalu disebut oleh anggota dari jajaran Klub HTCI (Honda Tiger Club Indonesia).


Foto di perbatasan Lampung Barat-Bengkulu

Ketika ia pulang dan sudah tiba di Jakarta, semua bikers yang rajin baca artikel Catatan Harian The Lady Biker di Web Komunitas Honda Tiger Indonesia (KHTI) dibuat makin penasaran. Mereka tentunya ingin secepatnya membaca pengalaman touringnya yang selalu ia tulis sendiri dengan gaya bahasa yang ‘akrab dan gaul’.

Bahkan tulisannya bisa membuat rasa “penasaran” bagi pembaca kaum pria, seakan-akan kaum pria dibuat ‘kalah kuat’ atau ‘kalah’ dalam hal jam terbang touring.

Baru-baru ini di awal September 2008, catatan-hariannya yang terbaru mulai muncul di Web KHTI. Ia mulai menceritakan perjalanan touringnya yang paling jauh menuju Sumatera, sampai Kota Sabang Provinsi Nanggore Aceh Darusalam (NAD) yang ada diujung pulau Sumatera.

Ketika ia berangkat, rute touringnya melewati sisi barat Sumatera, dan saat kembali ke Jakarta, ia memilih jalur timur Sumatera. Kedua rute ini diakui, sangatlah jarang dilalui oleh para pemudik maupun masyarakat umum, kecuali bagi penyuka pertualangan

Touring Sumatera ini diawali ketika ia mengikuti acara “Jambore Nasional Honda Tiger Club Indonesia 2008” yang berlangsung di kota Padang, Sumatera Barat. Semua berawal ketika ia hadir di acara “Jamnas HTCI” tanggal 8 Agustus 2008 (dibaca: 080808).

Selanjutnya iapun jadi termotivasi ingin mencapai “KM 0″ tidak lain karena dorongan beberapa rekannya para anggota HTCI yang sudah lebih dulu mencapai “KM 0″ Sabang.

“xixixi.. 1-0 buat gue” itulah SMS yang masuk ke HP penulis tgl. 10 September yang lalu. Iya betul, harus diakui bahwa Ibu Anita memang sangat luar biasa. Kemauan dan kemampuannya mengendarai sepeda motor Honda Tiger (motor yang ia miliki pada saat ini keluaran tahun 2003) tidaklah main-main lagi.

Ia katakan dalam catatan-hariannya bahwa motor Honda-Tigernya sudah hidup-semati. Luar biasa!

Dengan motor tersebut, kemanapun ia kendarai, mulai dari touring ke Pulau Lombok tahun 2007 yang lalu sampai ke Pulau We Sabang di Provinsi NAD yang nun jauh disana. Pulau We dikenal sebagai titik “KM 0 NKRI”. Tempat ini adalah impian dan harapan bagi semua bikers Indonesia, sekaligus meletakkan plakat dan berfoto.

Menjelajah nusantara Indonesia melalui touring sepeda motor adalah impian para bikers sejati, seirama dengan lagu nasional “Dari Sabang sampai Merauke.”

Motor Honda Tiger yang ia miliki saat ini, dipakai untuk aktifitas harian. Motor selalu dipakai pergi dan pulang kerja. Kantornya di Jl. TB Simatupang Cilandak dimana saat ini ia bekerja dengan perusahaan asing, memang tidak jauh dari rumahnya di Warung Buncit. Tapi siapa sangka jika ia begitu rajin dan aktif mengikuti berbagai kegiatan klub dan komunitas motor Honda Tiger.

Yang pasti ia gemar menyempatkan waktunya untuk berpergian atau touring keluar kota dengan motor. Perjalanan “solo-riding” adalah yang paling disukai olehnya, walaupun kadangkala ia juga ikut touring bersama dengan teman Komunitas/Klub Motor Honda Tiger, antara lain “HTML”, Klub “TRIC” dan belakangan ia juga bergabung dengan “HTCI”.

Gila bener! Rekaman perjalanan touring-nya tidak tanggung-tanggung. Tercatat beberapa tempat yang jauh dan waktunya pun yang sangat berdekatan! Jelas catatan ini telah membuat kaum pria harus lebih ‘merendah’ jika mau membandingkan jam terbang touring-nya.

Tercatat beberapa perjalanan touring Ibu Anita, antara lain

  1. UJUNG GENTENG — 9/10 Februari 2005
  2. CIRATA+JATILUHUR — 11 Maret 2005
  3. CIKIDANG Part II — 02 April 2005
  4. LAMPUNG — 25 April 2005
  5. CURUG NANGKA — 24 April 2005
  6. PRE-TOURING BANDUNG — 25 Juni 2005
  7. JAMNAS PETIKEMAS SEMARANG — 09/10 Juli 2005
  8. DA’ARUT TAUHID Bandung — 25 September 2005
  9. TOURING TUTUP TAHUN [HTML GOES TO ANYER] — 3/4 Desember 2005
  10. VILLA BRO REVI, Cisarua — 18 Desember 2005
  11. Bungalow LEIGHTON, Sambolo, Carita — 24-25 Desember 2005
  12. VILLA BRO AJI (Ex)-TRiC, Jonggol — 31 Desember 2005
  13. PERNIKAHAN BUDI TUOB, Batujajar Bandung — 22 Januari 2006
  14. TOURING INDRAMAYU w/ TRiC — 3/4 Maret 2006
  15. PRE-TOURING II: GN. TANGKUBAN PERAHU — 25/26 Maret 2006
  16. TOUR de BROMO — 8/16 April 2006
  17. SUKABUMI & CIBADAK w/ TJT — 22-23 April 2006
  18. TURNOS <Touring Nostalgia…> TO ANYER – 8-9 JULI 2006
  19. TOURING NAPAK TILAS <topas> to CIBODAS – 16 Agustus 2006
  20. ROADS TO PAMENGPEUK & MALABAR – 19/20 Agustus 2006
  21. Touring to Ciwidey – 9/10 September 2006
  22. Tanjung Pasir, Tangerang – 24-25 Desember 2006
  23. Ultah STICK, Krawang – 24 Maret 2007
  24. Acara Pelantikan TJTers, Cisarua – 31 Maret 2007
  25. Pre-Touring Malingping – 28 April 2007
  26. DOLANAN NANG m’BANDUNG (sowan TAB) – 5 Mei 2007
  27. DOLANAN NANG m’BANDUNG (sowan TAB) II – 2 Juni 2007
  28. JAMNAS HTCI VII, Lombok – 14-15 Juli 2007
  29. TOUR KEMERDEKAAN TO CIWIDEY – Sebuah Catatan di Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2007
  30. TOURING ZIARAH KE PANJALU, Ciamis 8-9 September 2007
  31. ULTAH TEGAL TIGER CLUB, 17-18 November 2007
  32. PELANTIKAN CATRIK, Cibodas, 8-9 Februari 2008
  33. Turing Klonang-Kloneng nang Subang 1-2 Maret 2008
  34. TO BANDUNG 19-20 April 2008
  35. NAPAK TILAS PANTURA (Ultah TMC Surabaya), 25-27 April 2008
  36. ULTAH TAB, Bandung 23-24 Mei 2008
  37. JOIN TIM BUTO IJO TO CILEGON 7-8 Juni 2008
  38. JAMNAS HTCI KE-8, Danau Chimpago, Padang, 8-10 Agustus 2008
  39. TO SABANG NAD, Pulau We “KM. 0 NKRI”. 17 Agustus 2008

Sulit dikomentari! Salut dan angkat topi!

Dalam sejarah motor touring di Indonesia hingga artikel ini ditulis, Ibu Anita satu-satunya wanita Indonesia yang telah menjelajah nusantara dengan sepeda motor, bahkan tanpa embel-embel sponsor. Semua perjalanan touringnya 100% ditanggung atas biaya sendiri!

Kemungkinan besar, jika ada agenda touring ke Sulawesi (Makasar-Manado) atau Kalimantan, dijamin ia pun bakal ikut juga.

Ibu Anita memiliki darah keturunan dari Jawa Timur, dan katanya, ada keturunan Malaysia-nya juga. Apakah ini yang meyebabkan ia sangat menyukai touring motor yang dilakoninya sejak 10 tahun lalu? Entahlah. Katanya, dulu ia pernah punya motor Honda Supra, kemudian Honda Mega Pro.

Sebelum ia punya motor, pada jaman ‘tempoe doeloe’, ia punya mobil Peugeot dan Mercedes 280S. Ketika itu, katanya ia pernah menjelajah keliling Jawa dari salah satu mobil tersebut.

Sebagai wanita tulen, ia sangat menyukai parfum Chanel No. 5, dan ia masih bisa menyempatkan waktunya dengan hobi sampingan membaca dan menyulam. Wah! jangan-jangan gambar sulamannya adalah gambar motor Honda Tiger kesayangannya. He..he..he.. :-)

Selamat dan sukses buat Ibu Anita!

“The Most Popular of Indonesian Lady Biker”.

Semoga pertualangan touringnya dapat mengharumkan kaum wanita Indonesia.

The End.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s