Nikmatnya Keliling Indonesia Naik Motor

Apakah anda menyenangi petualangan? Apakah hal-hal baru di saat liburan membuat anda lebih bersemangat? Sekelompok warga Belanda melakukan perjalanan bermotor keliling Indonesia.

Salah seorang pemilik biro perjalanan Travel 2 Explore khusus menyediakan perjalanan dengan motor di Indonesia. Peminatnya cukup tinggi. Biasanya mereka adalah orang-orang yang menyukai bentuk petualangan baru. Menurut pemiliknya Edwin van Beelden.

Edwin van Beelden: Saya mengkhususkan diri pada perjalanan motor di luar Eropa. Saya bahkan telah dua kali melakukan perjalanan motor di Indonesia. Saya juga punya teman-teman di Bali. Dari Bali itu kami memiliki ide untuk melakukan perjalanan dengan motor dan untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke pulau Sumba, Lombok dan Flores serta Sumbawa. Setelah pulang dari perjalanan itu saya langsung mengorganisasi perjalanan keliling Indonesia dengan motor.

Hal itu tentu saja membutuhkan persiapan dan biaya yang tidak sedikit. Selama kurang lebih dua puluh dua hari para pesertanya diajak berkeliling ke pulau-pulau seperti Sumba, Bali, Lombok dan Flores dengan menyewa motor lokal. Lalu apa alasannya berkeliling dengan motor bukannya dengan kendaraan lain seperti misalnya dengan mobil. Bukankah akan lebih gampang dengan mobil? Menurut Edwin van Beelden.

van Beelden: Banyak sekali pelanggan yang berminat untuk melakukan perjalanan dengan motor. Selain itu dengan motor anda bisa merupakan bagian dari Indonesia. Anda menjadi bagian dari alam, selain itu anda dapat memasuki wilayah-wilayah atau desa-desa yang terpencil. Orang-orang di desa sangat senang sekali jika ada serombongan turis bermotor datang. Mereka menyambutnya dengan tangan terbuka. Selain itu jika berhenti dan beristirahat sambil makan, merupakan cara yang paling asyik untuk melakukan perjalanan.

Berdelapan
Rombongannya menggunakan motor Tiger. Setiap rombongan terdiri atas maksimal delapan orang. Jika sudah mencakup delapan orang maka ia tidak menerima lagi peserta. Alasannya demi keamanan, serta untuk mencegah keterkejutan penduduk desa-desa yang dikunjungi.

Lalu apakah perjalanannya dengan motor tersebut juga melewati jalan-jalan besar di Indonesia?

van Beelden: Kami justru melewati jalan-jalan kecil. Kami juga menyewa pemandu lokal. Jadi pemandu itu berbeda-beda. Di Bali lain, di Lombok lain lagi. Pemandu itu mengetahui dengan baik jalan-jalan yang harus kami lalui. Saya tidak ingin melalui jalan besar. Memang di Lombok, Sumbawa, Flores tidak ada jalan besar. Di sana anda tidak melihat ada mobil atau truk yang lewat. Kami berupaya keras agar hanya melewati jalan-jalan pedesaan.

Edwin van Beelden tidak akan takut kekurangan peminat untuk melakukan perjalanan liburan dengan motor. Karena umumnya mereka yang sudah mengikuti turnya, berjanji untuk mengikuti lagi tur dengan motor berikutnya. Rata-rata para pesertanya puas dan menyatakan Indonesia merupakan surga. Makanannya enak, pemandangannya indah dan penduduknya juga sangat ramah.

Perjalanan selama 22 hari tersebut menghabiskan biaya sekitar 2900 euro. Semuanya sudah termasuk penginapan, sewa motor serta tiket untuk biaya pesawat dari Amsterdam Belanda.

Beda budaya
Namun apakah sama sekali tidak ada bahaya nya mengingat pesertanya tidak mengenal budaya setempat. Jalan yang serba berbeda dengan Belanda, peraturan lalu lintas yang juga beda dan tingkah laku para pengendara bermotor yang juga berbeda dengan Belanda. Ternyata Edwin van Beelden memiliki kiat tersendiri.

Edwin van Beelden: Ya terutama motor-motor itu, mereka mengemudikan seenaknya. Jadi kami juga harus lebih memperhatikan peserta. Para peserta hanya terbiasa dengan jalan-jalan di Belanda yang besar. Di Flores terutama, jalannya jelek dan di sana bahkan hampir tidak ada kendaraan kecuali jika anda sampai di pedesaan. Saya selalu memperingatkan mereka sebelum ikut perjalanan ini, mereka harus sudah memiliki SIM yang sudah beberapa tahun. Dan saya juga memperingatkan bahwa aturan lalu lintas sangat kacau. Mereka harus benar-benar berhati-hati.

Entah merasa takut ataukah berani. Yang penting para pengendara sepeda motor tersebut dapat keliling melihat Indonesia. Dan Indonesia pun harus lebih memperhatikan kondisi dan keselamatan jalan agar tidak saja aman bagi para turis tapi juga buat warga Indonesia sendiri.

 

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s