Tanah Papua

hmmm kalau ini agak bingun gimana caranya menyeberang di bagian paling timur di Indonesia. Targetnya menuju ke Maureke. Gimana hayo? Naik Kapal naik pesawat pasti bisa tapi pakai motor gimana.

Sorong – manokwari –  Jayapura lalu maureke

Sepertinya jalan sangat berat dan biasa jarang dijadikan tujuan touring mengunakan motor melintas papua padahal tanah papua adalah tempat yang indah.

Dari sorong ke manokwari jaraknya sekitar 570 kilometer dan untuk sementara dapat ditempuh dengan waktu normal kira-kira sekitar 20 jam, kata bapak Effendy Siagian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Papua Barat.

Persiapan harus mantap.

Tahap berikutnya yang susah karena belum terhubungan oleh jalur darat.

Pada tahun 2003 sudah ada rencana pembangunan jalan trans papua yaitu mulai dari Jayapura-Wamena-Mulia-Paniai-Nabire-Manokwari-Sorong-Fakfak.

Pada tahun 2003 Rute Nabire-Manokwari-Sorong-Fakfak butuh waktu 10-15 tahun lagi, namun rute Jayapura-Wamena-Mulia-Paniai-Nabire, tahun 2004/2005 dapat dinikmati masyarakat

Sekarang sudah tahun 2011 sudah 8 tahun lewat tapi bagaimana kelanjutan pembangunan trans papua?

Ober Gulton,Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional X menyatakan Jalan Trans Papua yang melintas mulai dari Manokwari – Nabire – Enarotali – Jayapura – Merauke diharapkan dapat tersambung dan selesai pada 2014.

Karena masih 3 tahun lagi maka kita berharap bahwa jalan sudah tersusun rapi dari sorong ke maureke. Agar siap untuk touring.

Pembangunan jalan menjadi salah upaya untuk memberantas kemiskinan. Sekitar 75 persen warga Papua diperkirakan masih hidup di bawah garis kemiskinan akibat keterbatasan saranan dan prasarana kata Gubernur Papua Drs JP Salossa Msi.

Data BPS pada tahun 2002 menunjukan bawa tingkat kemiskinan di papua adalah 41% yakni dua kali lipat lebih besar dari rata rata tingkat kemiskinan nasional dan sekaligus dua kali lebih besar pada angka kemiskinan pada tahun 1992 yakni 21%.

Kesenjangan dan kemiskinan menyebabkan tuntutan dari OPM untuk meredeka. Pemerintah perupaya menerapkan otonomi khusus bagi papua guna memberantas kemiskinan.

Salah penyebab parahnya kemiskinan di papua adalah korupsi yang dilakukan oleh elit politik di papua.

Merujuk temuan BPK, selama periode 2002-2010, pemerintah pusat sudah mengucurkan dana mencapai Rp 28 triliun. Namun telah terjadi berbagai penyimpangan, diantaranya Rp566 miliar pengeluaran dana Otsus tidak didukung bukti yang valid.

Perjalanan di tanah papua akan menjadi perjalanan yang menarik baik. Akan melihat langsung kekayaan alam yang di miliki tanah papua dan sekaligus merasakan kehidupan warga papua yang berada dibawah kemiskinan. Sebuah ironi memang.

Harus siap mulai dari segi motor, kondisi fisik tubuh dan mental. Bahkan akhir akhir ini harus siap juga bencana alam. Seperti banjir tanah longsor dan gempa bumi. Banjir marak karena terjadi illegal logding di tanah papua.

diperkirakan tahun 2020 hutan Papua habis. Saat ini tiap bulan 300 ribu meter kubik kayu ditebang dari wilayah itu sehingga tiap tahun 1 juta hektare hutan rusak.

Kerusakan hutan mulai menyebabkan masyarakat kekurangan air bersih dan hewan buruan, juga sering dilanda banjir dan kekeringan.

Sangat di sayangkan kalau pada tahun 2020 sudah tidak bisa menikmati lebatnya hutan di papua.

Semoga banyak ekspedisi datang ke tanah papua untuk merecam dan mencatat kondisi riil di tengah masyarakat. Semoga ini bisa membuka mata para pembuat kebijakan bukan hanya orientasi pada percepatan ekonomi semata namun harus juga menjaga kelestarian lingkungan. Sebuah dilema ytang harus di hadapi di tanah papua.

Touring naik motor keliling seluruh papua masih tergolong jarang bahkan
Dalam ekpedisi zamrud katulistiwa hanya menggunakan kapal dan mobil untuk melintas ke mareuke dan perbatasan.Ekspedisi yang lain seperti exploride dan ring of fire belum melewati jalur ini. Ini merupakan medan yang paling berat tantangannya bagi seorang solo rider.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s