Tanah Sumatera

Sumatera

 

 

 

 

 

Baru sampe lampung dan itupun belum pernah naik motor menyerebang dari Jawa. Pernah dengan mobil pribadi dan pesawat.

Rencana keliling sumatera dengan jalur : Lampung – Palembang – Jambi – Pekan Baru – Medan – Aceh (target menyeberang ke Sabang Km nol Indonesia) Baliknya dengan lintas barat Aceh – Padang – Bengkulu – Lampung.

Juga pernah ada rombongan pulsar dari jakarta ke aceh dengan sangat murah.

Bajaj Pulsar 200 cc mengatakan hanya menghabiskan dana Rp 360.000 (80 liter BBM premiun) untuk menempuh jarak 2.949 kilometer dari Depok-Sabang. Berarti Bajaj Pulsar yang ia minum 1 liter untuk menjangkau 36,8 kilometer

Mengisi bensin di Cilegon, masuk Lampung, Palembang, Jambi, Pekabaru, Medan, dan terakhir di Aceh,

Selain itu Ada club motor claser community yang pernah melakukan hal serupa
Yang membutuhkan waktu 20 hari
Mulai 20 Juni hingga 9 Juli 2011 meliputi rute Bandar Lampung-Palembang-Jambi-Pekanbaru-Medan-Aceh-Sidempuan-Padang-Bengkulu-Kroe, dan kembali berakhir di Bandar Lampung.

Berikutnya ada catatan perjalanan dari aceh ke lampung dengan mobil. Berikut perjalanannya.

Day 1
Banda Aceh sekitar pukul 8.30 WIB. Diperkirakan sampai di Kota Medan sekitar pukul pukul 21.30.

Sekitar pukul 18.00 kami berhenti di sekitar Langkat untuk berbuka puasa.

Day 2

kami meninggalkan kota Medan sekitar pukul 08.00 WIB. Tujuan perjalanan hari ini adalah Kota Pekan Baru.

Rute Medan – Pekan Baru adalah rute terpanjang selama perjalanan Lintas Timur Sumatera. Rute ini pun merupakan rute yang paling membosankan karena di kiri kanan jalan hanya dipenuhi oleh perkebunan kelapa sawit, selain itu kondisi jalan pun banyak sekali yang rusak

Kami sampai di Pekan Baru sekitar pukul 23.00 WIB.

Day 3
Pukul 05.00 kami sudah siap untuk melanjutkan perjalanan. Target kota yang akan dicapai hari ini jambi dan bermalam di Palembang.

perjalanan dari Pekan Baru – Jambi banyak melewati perkebunan kelapa sawit, hanya saja jalan Pekan Baru – Jambi masih terbilang mulus jika dibandingkan Medan – Pekan Baru.

Kami sampai di Kota Jambi sekitar
pukul 14.00.

memasuki kota Palembang sekitar pukul 22.00 WIB.

Day 4

Kami baru meninggalkan Palembang sekitar pukul 08.30 WIB setelah sarapan pagi di Mc Donald.

Perjalanan 60-70 km keluar Kota Palembang jalanan padat, sehingga memakan waktu hampir 2-3 jam karena macet.

Setelah daerah wisata Teluk Gelam jalanan kembali lebar. Sehingga mobil bisa dipacu pada kecepatan tinggi. Menjelang masuk Kota Bandar Lampung, kami mengambil jalur sebelah kiri, melewati Metro dan Way Kambas untuk langsung menuju Bakauheni. Ini merupakan jalan baru, sehingga mobil dapat dipacu diatas 100 km/jam.

Kami sampai di Bakauheni sekitar pukul 16.00 WIB. Beruntung tidak ada antrian yang panjang untuk masuk ke kapal. Bahkan kami langsung bisa naik ke atas kapal. Dan sangat beruntung bisa menyebrang pada saat jelang maghrib,

Penyeberangan berlangsung selama 2 jam dan selama di atas kapal

Kapal mulai merapat ke Pelabuhan Merak sekitar pukul 18.00 dan kami langsung meneruskan perjalanan ke Jakarta melalui jalan tol dan sampai di Tebet sekitar pukul 21.00 WIB.

Belum ada detail perjalanan dari lampung – bengkulu – padang – aceh.

Aceh ke padang belum ada

Bawah ini ada catatan perjalan naik bisa dari padang ke lampung lewat bengkulu.

Padang – bengkulu 14.00 sore – 5.00 pagi

Satu malam perjalanan

pukul 14.00 bisa Putra Rafflessia pun meninggalkan kota Padang

begitu melewati batas kota Padang, tanjakan dan rute berkelok Sitinjau Laut menyapa kami,

pukul 16.15 kami tiba di kota Solok, lepas dr kota Solok, hamparan pegunungan Bukit Barisan menemani perjalanan kami,

Sekitar pukul 19.45 pun kami tiba di peristirahatan di RM Dua Saudara di daerah Sungai Betung,

pukul 20.30 kami melanjutkan perjalanan ke kota selanjutnya, rute sepanjang kira2 300-400Km antara Sungai Dareh Sumbar hingga kota LubukLinggau di Sumsel, jalan yg ditempuh adalah jalan lurus dan naik turun, seperti gelombang.

Day 2
beberapa kota yg dilalui adalah Muaro Bungo, Bangko, dan Sarolangun. Sekitar pukul 02.00 kamipun tiba di kota Lubuk Linggau,

Selepas dr kota Lubuk Linggau, rute jalan mulai menyempit diikuti jalan yg berkelok2,

pukul 03.15 kami tiba di kota Curup,

setelah melewati kota Curup di Kab. Rejang Lebong,  rute jalan makin berkelok2 dgn tikungan yg cukup tajam, hingga begitu tiba di daerah kepahyang dgn jalan yg sangat berkelok2 dan sempit, di tambah tikungan yg patah

pukul 05.00 kami pun tiba di tujuan akhir kami di kota Bengkulu,

Bengkulu – lampung jam 9.30 pagi 18.00 sore di hari berikutnya

Day 1
tepat pukul 9.30 bus pun meluncur keluar kota Bengkulu, selepas batas kota, langsung saja kami di sambut jalan yg menyempit, hanya cukup utk 2 kendaraan saja, sehingga kecepatan maksimal sekitar 50-60 km/jam,

kota pertama setelah kota bengkulu adalah kota Tais di Kab. Seluma, bus tetap melaju santai diiringi jalur berbukit dan hutan,

pukul 14.00 tiba di kota  Manna, beristirahat sejenak di sebuah warung makan di dalam kota, sekitar 20 menit istirahat

perjalanan pun di lanjutkan, rute jalan masih sama, jalur yg sempit dan jalan yg berkelok2 diiringi keluar masuk hutan masih setia menemani kami, tapi sangat menyenangkan begitu terlihat pemandangan laut yg ada di sisi kanan kami, tidak jarang kami berjalan di sepanjang jalur pantai yg hanya berjarak 50-100 meter dr badan jalan

hari pun berganti malam

tibalah di pebatasan Bengkulu Selatan – Lampung Barat, ditandai dgn sebuah pos polisi berukuran kecil dgn keterangan tapal batas disitu, dan langsung saja kami di sambut sebuah belokan tajam dan menanjak di sertai jalan yg cukup rusak, cukup curam tanjakannya

melewati Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, cukup menakjubkan. sekitar 40 menit kami melewati gelapnya hutan lindung TNBBS, dan akhirnya kami berhasil melewatinya,

di sepanjang perjalanan, sy juga jaran menemui SPBU, hanya pengecer BBM yg berjajar di sepanjang jalan, kalaupun ada, hanya ada di ibukota kabupaten, itu pun kadang2 sudah habis

sekitar pukul 22.00 tibalah kami di kota Krui Lampung-Barat, langsung menuju kota selanjutnya, kembali selepas batas kota krui kami disambut dgn jalur tanjakan dan hutan, masih dgn jalur yg sempit, selepas dr hutan tersebut kota Liwa menyambut kami, di kota itu bus kami beristirahat di RM Sahabat Utama,

udara di kota ini cukup dingin, di tambah dengan kabut yg mulai turun dan menyelimuti kota in
3 jam istirahat Perjalanan pun di lanjutkan, kali ini rute yg di lalui menurun.

Day 2

padapukul 06.00 pagi kami pun tiba di kota bukitkemuning, yg merupakan pertemuan jalur lintas tengah Sumatra. selepas kota Bukitkemuning, rute jalan sudah agak lebar

masuk RM Begadang IV di Tarahan Lampung

Pukul 13.00 kami pun tiba di Pelabuhan Bakauheni dan langsung masuk kapal,

jam 16.00 kami pun merapat di pelabuhan Merak dan melanjutkan perjalanan menuju kota Jakarta, langsung di sambut kemacetan ibukota,

jam 18.30 pun sampe turun di jakarta

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s