Lucky, Pengembara dengan Motor Keliling Indonesia

1-6-2010

Lucky, Pengembara dengan Motor Keliling Indonesia

Lewati Lebih 400 Kabupaten Kota, Terjebak di Jalan Trans Kaltim

 

ANTHON JOY NAHAMPUN- Syafruddin Lukita (30) yang akrab disapa Lucky, adalah satu sosok dari sekian orang yang melakukan misi perjalanan keliling Indonesia. Banyak kisah unik yang didapatnya.

TEPAT tanggal 13 Juni 2007 silam, Lucky yang berasal dari Kota Pekanbaru, Riau memulai perjalanannya dengan misi keliling nusantara. Titik start yang dipilihnya adalah dari tugu kilometer 0 (nol) di Sabang. Untuk diketahui, selain di Sabang, tugu kembar kilometer nol ini juga ada di Merauke, Miangas (Sulawesi Utara) dan pulau Rote (NTT).

Lokasi yang dilaluinya, justru bukan kota-kota besar seperti Jakarta dan lainnya. Namun wilayah-wilayah yang dituju pria kelahiran Makassar, 14 Januari 1980 ini adalah mengelilingi kabupaten-kabupaten di seluruh daerah di Indonesia. “Karena justru kabupaten-kabupaten inilah yang kaya akan budaya, baik dari suku-suku bangsa di seluruh Indonesia. Kalau masuk di kota sudah modern, dan tidak jauh berbeda,” ujarnya kepada Radar Tarakan, kemarin.

Sampai dengan kemarin, berkat kegigihannya Lucky sudah berhasil menjelajahi 28 provinsi di Indonesia. Berarti masih ada lima provinsi lagi yang belum dilaluinya. Target 33 provinsi di Indonesia harus bisa dijelajahi sampai 2011 mendatang. Dari 28 provinsi tersebut, ada 400 lebih kabupaten kota di seluruh Indonesia pernah dilaluinya. “Karena pengalaman yang luar biasa ini, saya ada rencana untuk menulis buku perjalanan keliling Indonesia,” kata pria yang suka berpetualang dan menyukai tantangan ini.

Bagaimana pendapatnya soal Kaltim? Menurut dia, Kaltim indah. Meski begitu, pria single ini menyayangkan bahwa kekayaan alam yang ada di Kaltim ini tidak sesuai dengan yang diperoleh Kaltim.

Ini sangat terasa ketika dirinya melintas di jalan trans Kaltim, terutama di Muara Wahau, perjalanan dari Sengata menuju Berau. “Kenapa pembangunannya tidak seimbang dengan sumber daya alamnya. Jauh sekali dengan daerah lain di Indonesia yang memiliki sumber daya alam tidak sekaya Kaltim,” jelas pria yang harus dua hari dua malam berjuang keras untuk menembus jalan di Muara Wahau ini lantaran motor sempat amblas.

Setibanya di Kabupaten Berau, Lucky juga dikecewakan. Pasalnya, tepat pada 20 Mei saat peringatan hari kebangkitan nasional, dirinya dipersulit untuk bertemu dengan kepala daerah setempat. “Padahal tujuan saya melakukan perjalanan ini adalah untuk membangkitkan semangat nasionalisme, dan itu tidak usah diragukan lagi. Saya kecewa sekali tidak dihargai perjalanan saya. Perlu dicatat, petualangan saya ini bukan sekadar jalan-jalan, tapi saya justru melaksanakan kampanye damai dan saya mampu membuktikan bahwa Indonesia aman,” bebernya.

Berbagai pengalaman sudah dirasakannya, termasuk melintasi jalan-jalan setapak di pegunungan Puncak Jaya di Papua. Bagaimana kisahnya, ikuti kelanjutannya besok

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s