Apa Saja yang Perlu di Bawa?

Pada dasarnya barang yang kita bawa – yang berkaitan dengan motor dapat dibagi dalam dua kelompok yaitu :

1.Suku Cadang (Spare Parts)
2.Peralatan (Tools)

Suku Cadang (Spare Parts)
Suku cadang yang perlu dibawa umumnya adalah suku cadang fast moving dan suku cadang yang kita perlukan untuk penyakit motor bawaan kita. Ada baiknya untuk komponen yg sudah dimodif kita membawa komponen orisinalnya, misal motor yg sudah ganti cdi racing ada baiknya kita bawa cdi standarnya, hal ini untuk antisipasi jika komponen modif tsb rusak maka segera bisa kita kembalikan ke standarnya.

Berikut ini adalah daftar suku cadang yang sebaiknya dibawa dalam solo turing :

1.Bohlam Cadangan
Bohlam cadangan yang perlu disiapkan adalah bohlam untuk lampu depan (head lamp), lampu belakang (tail lamp) dan lampu sein.

2.Sekring
Sekring siapkan sekring beberapa buah sesuai dengan jenis dan kapasitas yang digunakan di motor. Jangan cuma satu buah.
Jika terjadi sekring putus sebaiknya dicari tahu dulu penyebab sekring putus ini, apakah ada kabel yang korslet atau karena hal lain, soalnya jika langsung ganti sekring maka begitu motor distart biasanya langsung putus lagi sekringnya. Makanya perlu bawa lebih dari satu sekring.

3.Kabel Kopling
Kabel kopling (tentunya buat motor yg pake kopling ya) walaupun usia pakai kabel kopling ini cukup lama, apalagi kalau sering kita rawat namun ada saatnya kabel ini menjadi aus dan putus. Masalahnya kita seringkali tidak tahu kapan si kabel ini akan putus, kalau putusnya pas turing maka tanpa kabel kopling motor kita jadi tidak berdaya. Jadi kabel kopling perlu dibawa. Saya sendiri bahkan juga bawa tuas kopling cadangan kalau yang ini buat jaga-jaga mana tau motor kita nyungsep dan tuas koplingnya patah, maka hal ini sama aja seperti kabel kopling putus.

3.Kabel Gas
Sama seperti kabel kopling kabel ini jarang sekali putus, namun demikian jika putus pas turing maka kita bakal dibikin pusing tujuh keliling. Jadi kabel gas wajib di bawa, konon kabel gas yg fleksibel untuk dibawa adalah kabel gas vespa, hal ini karena ukuran panjangnya memadai untuk dipakai motor lain.

3.Busi
Bawalah busi yang sesuai dengan tipe untuk motor kita.

3.Olie Cadangan
Jika anda menggunakan olie khusus yang tidak disemua daerah bisa ditemukan dengan mudah, maka ada baiknya anda membawa oli cadangan, apalagi jika turing anda lebih dari 2.000km, ada baiknya lakukan penggantian oli pada saat turing. Ini untuk menjamin pelumasan mesin anda terlayani dengan baik oleh oli tsb. Tapi kalo oli yang anda gunakan mudah dijumpai dipasaran maka oli cadangan tidak perlu dibawa – bikin berat soalnya.

3.Ban Dalem Cadangan
Ban dalem cadangan perlu dibawa apalagi untuk yg ban motornya menggunakan ukuran yang tidak lazim dipasaran, contoh skuter matic banyak yang menggunakan ban ukuran 16 (yamaha nuvo), ukuran 14 (mio), beberapa bahkan menggunakan ukuran 12. Contoh lain adalah untuk motor laki biasanya udah diubah ke ukuran ban yang lebih gambot dari standarnya, maka ban dalemnya biasanya agak sulit jumpai di pasaran. Untuk kasus-kasus seperti ini bawa ban dalem cadangan akan memecahkan masalah, terutama jika ternyata ban dalem yg bocor tdk bisa ditambal lagi.

Peralatan (Tools kit)

Peralatan yang perlu dibawa adalah peralatan yang kita perlukan untuk melakukan perbaikan2 kecil apabila terjadi kerusakan di jalan. Membawa terlalu banyak peralatan menyebabkan beban jadi berat dan jadi mirip bengkel berjalan, apalagi kalo kita cuma biker pemula yang gak ngerti mesin, mungkin bawa tambang buat narik motor mogok lebih efektif ketimbang bawa kunci-kunci komplit banget tapi kita gak tau mau buat apa.

Jadi peralatan yg dibawa harus bener2 selektif umumnya tool kit bawaan motor plus beberapa kunci sudah memadai. Saya sendiri membawa peralatan sebagai berikut dibawah ini :

1.Tool Kit bawaan pabrik
Tool kit bawaan pabrik biasanya cukup memadai untuk perbaikan kecil pada motor kita.

2.Kunci Ring untuk buka Roda kalau gak salah no 17 & 19
Kunci ini saya bawa untuk jaga-jaga kalau2 ditengah jalan ban motor saya kempes, maka daripada dorong berkilo-kilometer cari tukang tambal ban, mendingan rodanya yang saya lepas terus saya bawa naik angkot ketukang tambal ban, gitu kira-kira. Tapi alhamdulillah selama saya turing gak pernah ngalamin seperti itu, mudah2an turing2 selanjutnya juga jangan sampai kejadian deh.

3. Kunci-kunci khusus
Maksudnya adalah kunci-kunci yg memang dirancang untuk membuka baut-baut tertentu ataupun biar baut tidak slek nantinya, contoh kunci L atau hex (CMIIW), kunci shock + tangkainya, shocknya beberapa ukuran saja tidak perlu semua misalnya untuk buka baut oli, kunci T ukuran 8 untuk buka baut tangki scorpio saya. Untuk motor tertentu kalau tidak salah ada kunci untuk menyetel kekerasan shock breakernya. Kunci-kunci khusus seperti ini sebaiknya dibawa.

4. Alat buka ban
Bentuknya berupa 2 batangan besi sekitar 15 – 20 cm, diujungnya pipih dan agak melengkung berguna untuk mencungkil ban luar dari velg nya. Walaupun punya alat ini tapi saya sendiri belum pernah coba praktek membuka ban dengan alat ini. Yang ini sih optional saja, sifatnya tidak wajib bawa, tapi kalo punya ini bagus juga; bisa ganti ban dalem sendiri, tapi kudu bawa pompa sendiri ya….atau mini kompresor kali seperti punya saya.

5. Lampu senter
Alat yang satu ini sangat diperlukan bila kerusakan terjadi pada malam hari.

6.Gunting
Yang satu ini sering dilupakan padahal kadang sering banget dibutuhkan. Bawa aja yang ukuran kecil atau yang bisa dilipat.

7. Tambang
Nah kalau yang ini dibutuhkan pada saat motor gak bisa dihidupkan alias mogok, satu-satunya cara ya ditarik aja ke bengkel terdekat dengan menggunakan tambang ini. Tambangnya bisa tambang apa saja yang penting cukup kuat, pengalaman saya tali pramuka juga bisa digunakan.

Selain spare part dan peralatan sebenernya ada lagi yang harus dibawa, ini saya kelompokan sebagai suplies dan umumnya kita butuhkan saat-saat tertentu saja. Contoh dari kelompok suplies ini antara lain adalah sebagai berikut :
1.Selotip listrik
2.Lem Power Glue
3.Lem Besi Epoxy
4.Kabel ties – cari yg ukurannya agak panjang
5.WD40 yang kecil aja
6.Kantong Kresek barang 2 – 3 buah cukup, ukuran sedeng aja.
7.dll

Nah kira-kira itu aja yg perlu dibawa, yang penting semua spare part, peralatan dan suplies tadi harus ditempatkan dalam kemasan yang rapi, serta mudah diambil pada saat dibutuhkan.

belum pernah bawa barang sebanyak itu saat touring hanya bawa tool kit bawaan pabrik saja selain itu tidak bawa apa apa apalagi untuk suku cadang

sumber:

http://imamarkan.multiply.com/journal/item/6

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s