Jalan Pegunungan VS Jalan Dataran Rendah

Jalan pegunungan dan jalan dataran rendah, pilihan ini contohnya untuk di pulau Jawa apakah akan lewat jalur Utara yang merupakan dataran rendah atau lewat jalur selatan yang pegunungan. Manapun yang dipilih kita harus memperhatikan hal-hal berikut ini.

motor harus siap untuk tanjakan yang tajam dan belokan yang berliku liku maka motor harus dalam kondisi prima selain itu fisik dan mental harus penuh konsentrasi dimana medan berat

Jalan Pegunungan

Jalan pegunungan biasanya lebih sepi, berkelok-kelok dan mendaki ataupun menurun, sulit untuk mengembangkan kecepatan maksimal. Namun memiliki pemandangan yang indah dan tidak membosankan. Pada saat melintasi kelokan-kelokan jangan pernah mengambil jalur lawan kita, usahakan kita tetap berada di jalur kita. Jadi jangan mengikuti racing line (lintasan ideal) seperti disirkuit, karena jalan raya bukanlah sirkuit.

Bunyikan klakson saat akan memasuki tikungan tajam yang ujungnya tidak terlihat, ini untuk memberi tahu kendaraan dari arah berlawanan bahwa kita ada diujung tikungan yang satunya.

Jika melintasi daerah pegunungannya malam hari, maka gunakan sinar lampu kendaraan lawan sebagai patokan bahwa ada kendaraan dari balik tikungan didepan kita.

Jika kabut turun didaerah pegunungan segera nyalakan lampu besar, bukan lampu dalam kota (lampu posisi), jangan nyalakan lampu hazard.

Cara lain untuk melintasi jalan pegunungan ini dengan nyaman adalah dengan membuntuti biker lokal. Biasanya biker lokal cukup hafal dengan kelokan-kelokan rute tersebut, sehingga dengan membuntutinya kita bisa lebih mudah melintasi daerah pegunungan ini. Tentu saja harus pilih biker lokal yang cukup cepat, kalo biker lokalnya kelihatan lebih bloon dari kita mending kita dahului aja.

daratan rendah

Jalanannya datar, biasanya relatif lurus kalaupun ada tikungan biasanya merupakan tikungan cepat (fast corner) dan tidak setajam tikungan dipegunungan. Umumnya pemandangannya membosankan. Jarak pandang jauh dan luas.

Ketika melibas tikungan cepat, agar diperhatikan lintasannya, biasanya bagian dalam tikungan suka berpasir jadi kudu hati-hati jangan maen rebah aja. Juga harus diperhatikan ceceran solar atau oli. Umumnya ceceran solar atau oli lebih lama hilangnya dijalanan dataran rendah ini mungkin karena permukaannya yang rata. Sebaliknya kalo dipegungungan karena kontur tanahnya yang naik turun maka biasanya lebih cepat hilang karena tersapu air hujan.

Satu lagi yang harus diperhatikan adalah pada saat akan melintasi jembatan, umumnya permukaan jembatan ini lebih tinggi dari permukaan jalan, dan lagi-lagi umumnya tepat pada sambungan antara badan jembatan dan badan jalan selalu tidak rapi pemasangannya, sering kali ada lubang pokoknya tidak mulus dan rata.

Jadi sebaiknya kurangi kecepatan pada saat akan melintasi jembatan, jika tidak, motor bisa terbang, atau bisa juga menghantam lubang di sambungan jembatan tadi.

Satu kebiasaan saya yang ingin saya share disini pada saat di jalanan yang datar adalah saya senang memantain performa motor pada posisi optimum (bukan maksimum), disini saya selalu berusaha agar putaran mesin RPM tidak melebihi RPM pada torsi maksimum (torque maks).

Dalam spek motor kita biasanya dicantumkan mengenai Daya kuda maksimum dan torsi maksimum, kalau untuk scorpio Daya Maks = 19PS/8000rpm dan torsi mak = 1.86kgf.M/6500rpm. Nah saya selalu maintain cruising speed saya sedikit dibawah rpm dari torsi maks ini, dengan demikian konsumsi bahan bakar ada pada posisi paling optimum dan mesin juga tidak terlalu diforsir. Alhasil bensin irit dan mesin tidak overheated.

Untuk kecepatan yg dicapai pun tidak pelan, pada gigi 5 dan rpm disekitar 6.000 kecepatan Scorpio saya bisa mencapai 90-95 kpj, ini untuk dijalanan datar ya. Bagi saya ini cukup kencang dan dalam pengendalian juga cukup aman.

Nah untuk pembukitan silahkan cari spek motor anda dan coba terapkan cara ini lalu bandingkan konsumsi bensinnya jika anda pake gaya geber abiss, mana yg lebih boros…….

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s