Penetapan Rute dan Tujuan touring

Menetapkan Tujuan touring
Menetapkan tujuan touring sangat tergantung kepada si biker itu sendiri, jika tujuannya adalah ingin menikmati tempat wisata di touring point, maka sebaiknya dialokasikan waktu lebih banyak di tempat wisata yang menjadi tujuan touring tersebut. Jika tujuannya karena ingin menghadiri suatu acara di touring point maka perlu diatur waktu dan rutenya agar tiba di touring point tepat waktu. Sebaliknya jika tujuannya sekedar ngukur jalan, menikmati perjalanan (tidak ada tujuan yg jelas) maka rute harus dipilih yg bisa memenuhi hal tsb misal rute pulang berbeda dengan rute berangkat).
Untuk yg tujuannya menikmati tempat wisata maka sebaiknya info tentang tempat wisata tersebut diperoleh terlebih dahulu. Info semacam ini bisa diambil dari internet. Kegunaan info tempat wisata ini antara lain adalah membantu kita mengetahui segala sesuatu tentang tempat wisata tersebut misal fasilitas akomodasi yg ada, harga ticket masuk, waktu yg terbaik untuk mengunjungi tempat tsb, ataupun event2 atau obyek apa saja yg bisa dilihat disana.
Menetapkan Rute :
* Untuk menetapkan rute, kita membutuhkan peta wisata yang didalamnya tercantum jarak antar kota. Peta seperti ini dapat diperoleh di toko-toko buku.
* Jika rute touring kita cukup panjang maka bagilah rute tesebut dalam tahapan2 atau etappe harian.
* Dalam menyusun eteppe sesuaikan dengan kemampuan diri sendiri, jangan menyusun etappe terlalu panjang.
* Tetapkan berapa jam sehari kita akan berkendaraan. Tetapkan berapa kecepatan rata-rata per jam, sehingga kita bisa memprediksi dalam sehari kita bisa menempuh berapa kilometer. Untuk saya sendiri biasanya menetapkan tiap hari hanya berkendaraan selama 10 jam (termasuk makan dan istirahat) dengan kecepatan rata-rata 35 kpj (kilometer per jam); sehingga dalam satu hari saya menempuh rata-rata sekitar 350 km.
* Perhatikan peta pada saat memilih rute, apakah peta menunjukan rute yg kita pilih melalui pegunungan atau dataran rendah, biasanya waktu tempuh di pegunungan akan lebih lama dari di dataran rendah, tapi pemandangannya bisa lebih indah.
* Perhatikan juga apakah rute yg kita pilih merupakan jalan Negara (jalan utama) yg menghubungkan antar propinsi, atau hanya jalan alternatif. Jalan utama biasanya kondisinya bagus tapi lalulintasnya padat. Jalan alternatif lebih sepi, umumnya lebih sempit, kadang kondisinya tidak terawat tapi kadang juga cukup bagus. Jika kita mau lebih aman pilih saja jalur utama, tapi kalo kita ingin lebih menikmati perjalanan maka jalur alternatif bisa menjadi pilihan.
* Jangan ragu untuk membuat beberapa alternatif rute sampai diperoleh rute yang paling pas dengan limitasi yang kita punyai (waktu,budget dan kemampuan fisik)
* Jika waktu dan dana memungkinkan buat lah rute pergi berbeda dengan rute pulang, ini akan membuat touring jadi tidak membosankan sampai touring berakhir.
* Harus diingat rute yang kita tetapkan adalah rencana garis besar touring kita, jadi tidak bersifat kaku, pelaksanaannya dilapangan bisa fleksibel sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi.
* Untuk memudahkan rute rencana touring ini dapat dituangkan dalam bentuk tabel sebagai berikut : (bentuk tabel bisa berbeda tergantung selera)

|——————————————————————————|
|Rute |Total|Average| Trip | Time | Time | Remark |
|Etappe | Km | Speed | Hour |Departure|Arrival| |
|————-+—–+———-+——+———–+——-+————–|
|Jkt-Crbon | 250 | 30 | 8,5 | 08.00 | 16.30 |Via pantura |
|————-+—–+———-+——+———+———+————–|
|Crbn-Ygya | 312 | 30 | 10 | 08.00 | 18.00 |Via Smrang |
|————-+—–+———-+——+———+———+————–|
|Dst nya | | | | | | |
|————-+—–+———-+——————————————–|
|Total | 562 | 30 | 18,5 | |
|——————————————————————————|

Rencana keliling sumatera

rute sumatera adalah dari bandar lampung – palembang – jambi – pekanbaru – medan – aceh – sabang – padang – bengkulu – bandar lampung

Rencana keliling sulawesi

makasar – palu- gorontalo – manado – maluku – ambon

Rencana keliling kalimantan

pontianak – pangkalabun – sampit – palangkaraya – banjarmasin – balikpapan

Keliling nusa tengara

lombok – sumbawa – kupang

Keliling papua

sorong – manokuari – nabire – jayapura – merauke walaupun jalan belum menghubungkan jalur darat antar kota besar

Semoga bisa tercapai dalam hidup ini

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s