Rambu lalulintas

Pahami dan Tanggap, itulah dua kata kunci mengenai rambu lalu lintas ini. Intinya kita harus paham apa pesan yang ingin disampaikan oleh rambu tersebut dan kemudian kita harus tanggap terhadap pesan tersebut.

Contoh rambu yang berisi suatu peringatan, misal jalan berliku atau turunan tajam, maka kita sudah harus tanggap begitu melihat rambu tersebut dan meresponnya misal dengan mengurangi kecepatan dlsbnya.

Pada dasar nya rambu lalu lintas dapat dibagi dalam 3 kelompok besar yaitu :

a. Rambu Peringatan misal ada lintasan kereta api, turunan tajam dlsbnya

b. Rambu Petunjuk atau informasi misal penunjuk arah kota, pom bensin dslb

c. Rambu Larangan dan Perintah misal dilarang berhenti, dilarang parkir dlsb

Rambu lalulintas selalu dipasang sebelum tempat yang dimaksud dalam rambu tersebut, biasanya beberapa puluh meter (50 – 100 m) CMIIW sehingga kita masih mempunya waktu untuk mengantisipasinya.

Rambu yang bersifat peringatan biasanya berwarna kuning-hitam, sedangkan rambu larangan berwarna merah-putih, Hijau-putih atau biru-putih biasanya untuk rambu yang berisi petunjuk. (CMIIW) yang ini base on pengamatan dijalan saya tidak baca literatur tentang perambuan ini.

waktu urus sim ada seminar terlebih dahulu dan ada ujian tentang segala rambu rambu lalulintas

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s