explorider di way kambas

Way Kambas, 22 Februari 2011

07.00 – 11.00
Pagi yang cerah di Taman Nasional Way Kambas (provinsi Lampung), bersyukur hari ini saya dapat menambah kualitas tidur saya untuk persiapan aktifitas pagi ini berkeliling Way Kambas. Sebagian team telah bangun lebih pagi untuk meliput keindahan alam Way Kambas, akhirnya sahabat saya Ditto Birawa bisa bangun pagi juga dan mengikuti team tersebut untuk mengabadikan momen langka tersebut menuju gardu pandang yang terletak sekitar 3 kilometer dari lokasi kita berkemah. Saya sempatkan pagi ini untuk olah raga pagi sebelum mandi dan mempersiapkan peralatan saya untuk kembali berkendara motor besar menuju Pusat Konservasi Gajah di Taman Nasional Way Kambas dilanjutkan dengan meneruskan perjalanan keliling Indonesia menuju kota Palembang (provinsi Sumatra Selatan) sebagai tujuan berikutnya. Akhirnya team yang dipimpin oleh Executive Producer program Indonesia Exploride, Edo Sitanggang dan fotografer Ditto Birawa kembali ke lokasi perkemahan dan kami semua menyempatkan sarapan pagi dengan sepiring nasi goreng yang dimasak oleh Ibu Sri dr Way Kambas. Setelah sarapan kami segera bergegas menuju lokasi konservasi gajah yang terletak sekitar 9 kilometer dari lokasi perkemahan

11.00 – 17.00
Sekitar jam 12.00 kami tiba di lokasi Pusat Konservasi Gajah di Taman Nasional Way Kambas setelah terlebih dahulu mengambil beberapa gambar dokumentasi video dan foto sepanjang perjalanan. Sesampainya di lokasi kami bertemu dengan bapak Bambang sebagai manajer konservasi dan segera berbincang-bincang sejenak tentang maksud dan tujuan kami ke Way Kambas. Alhasil, saya dan Ditto Birawa dipertemukan dengan 2 ekor gajah serta 2 orang pelatihnya untuk membawa saya dan Ditto berkeliling pusat konservasi diatas gajah tentunya. Gajah yang saya naiki bernama Leo, umurnya 11 tahun dengan seorang pelatih yang bernama bapak Syaiful. Banyak hal yang saya pelajari soal gajah di lokasi ini, sampai merasakan nikmatnya duduk diatas gajah dan berkeliling melihat gajah-gajah lain yang totalnya ada sekitar 64 ekor yang semuanya dilindungi. Hal menarik dari perjalanan ini adalah, saya dibawa menuju lokasi pemandian gajah (seperti danau yang lumayan dalam, bisa sampai 6 meter) dan bersama Leo saya menuju lokasi tersebut untuk mencoba menyeberangi danau tersebut. Ternyata Leo cukup berbaik hati untuk tidak membuat seluruh badan saya basah kuyup, karena tinggi Leo sekitar 3 meter dan posisi ketika memasuki air sudah sekitar lutut saya (terasa sepatu agak dingin pada saat memasuki air, bersyukur sepatu yang dipakai juga tahan air sehingga tetap membuat kaki saya tetap kering). Setelah berhasil menyeberang ketepian danau, saya berjumpa dengan beberapa orang asing dari berbagai negara yang dipimping oleh seorang wanita bernama Loesje Jacob seorang warga negara Kanada. Ternyata mereka adalah kelompok pecinta lingkungan hidup dan binatang, serunya kelompok ini menyatakan dirinya dapat berbicara dengan alam dan binatang menggunakan telepati, saya sempatkan wawancara dengan mereka dan mendapatkan respon yang positif. Hari ini kami cukup beruntung, selain bertemu dengan Loesje dan komunitasnya, kami juga bertemu dengan seorang artis dari Jakarta, Oppie Andaresta yang secara kebetulan sedang membuat tayangan dokumenter tentang gajah kecil bernama Pepi. Kami sempatkan wawancara dengan Oppie dan segera menyudahi kunjungan ke Taman Nasional Way Kambas dan segera menuju kota Palembang

17.30 – 02.30
Dalam perjalanan menuju kota Palembang, team menyempatkan mengambil beberapa dokumentasi video dan foto di sekitar Menggala Lampung Timur. Dalam kesempatan ini saya mengalami kecelakaan kecil dengan motor yang saya tunggangi, pada kesempatah pengambilan dokumantasi ulang yang ketiga saya tergelincir karena licin-nya rumput di pinggiran jalan sehingga terjatuh. Saya terkejut karena di depan saya sudah ada sebuah mobil Kijang dengan kecepatan tinggi nyaris menabrak saya, bersyukur sang pengendara dapat mengantisipasi tabrakan dan saya terselamatkan dari kecelakaan maut yang nyaris merenggut jiwa saya hanya oleh kesalahan kecil. Dengan dibantu penduduk setempat, motor terangkat dan berhasil saya pinggirkan ke tepian jalan dan melanjutkan perjalanan. Setelah itu saya sempatkan mengisi bahan bakar motor BMW F 800 GS yang saya tunggangi, ternyata motor ini cukup irit dengan catatan 1 Liter dapat menjelajahi sekitar 25 km perjalanan dengan kecepatan yang konstan tentunya, sungguh tepat pilihan saya untuk mempergunakan motor ini. Tidak terasa kami lupa makan siang dan perut sudah keroncongan, sekitar pukul 18.30 kami berhenti di sebuah restoran Padang yang sederhana hasil rekomendasi dari penjaga pompa bensin yang saya lalui sebelumnya. Ternyata makanan khas Padang di restoran tersebut cukup terasa nikmat, apalagi dengan perut yang keroncongan. Saya lihat team sangat lahap menyantap makanan tersebut dan kami beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Ternyata perjalanan ini adalah perjalanan yang paling melelahkan sepanjang perjalanan saya, kondisi jalan Lampung menuju Palembang melewati jalur timur juga cukup parah terlebih lagi harus melewati-nya dalam keadaan gelapnya malam. Kami berjalan dengan kecepatan rata-rata 60 km per jam saja, kendala utama yang saya alami adalah rasa kantuk yang dalam. Bersyukur saya dapat paksakan berjalan selama kurang lebih 5 jam non stop sampai di perbatasan terdekat kota Palembang kami memutuskan untuk beristirahat dan menghilangkan rasa kantuk dengan secangkir kopi. Kami lanjutkan perjalanan dan akhirnya sampai di kota Palembang dan segera menuju hotel Lembang tempat kami menginap. Saya bersyukur sekali dapat sampai di kota Palembang dengan selamat walaupun dengan sedikit permasalahan di Menggala Lampung Timur. Alhamdullilah, terima kasih Ya Allah karena kau lindungi perjalanan hamba-mu ini.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s