Exploride di banda aceh

Banda Aceh, 21 Maret 2011

07.00 – 13.00
Saya terbangun agak siang kali ini, kondisi badan masih butuh istirahat yang cukup untuk membayar kurang-nya istirahat dari perjalanan sebelum-nya. Sekitar jam 9.30 saya menuju lobi untuk bergabung dengan team dan menyantap sarapan pagi yang telah disiapkan oleh pihak hotel. Team juga sudah mempersiapkan peralatan untuk wawancara dengan General Manager hotel The Pade, bapak Denny Suryana. Setelah makan pagi, saya segera berbincang dengan bapak Denny Suryana seputar konsep hotel, perkembangan pariwisata di Banda Aceh serta pendapat beliau seputar program Indonesia Exploride. Aktifitas hari ini dilanjutkan dengan rencana kunjungan ke kantor bang Yudhi yang terletak tidak jauh dari lokasi hotel. Tepat jam 13.00 kami dijemput dengan Patwal Motor, rupanya bro Irwansyah sendiri yang menghantar kami sampai ke kantor Ditlantas Polda Aceh.

13.00 – 15.00
Akhirnya saya dapat berjumpa dengan Kombes (Pol) Yudhi Faisal yang telah banyak membantu team Indonesia Exploride tiba lebih cepat di kota Banda Aceh karena pengawalan yang diberikan selama dalam perjalanan. Saya banyak bertukar pikiran dengan bang Yudhi seputar keamanan Polda Aceh dalam meningkatkan pariwisata serta berbincang seputar hobi motor besar serta program Indonesia Exploride. Pada saat yang bersamaan saya dan team diperkenalkan kepada AKBP (Pol) Dicky Sondani yang menjabat sebagai Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Aceh. Secara kebetulan kedua perwira Polisi tersebut gemar dengan motor besar, dan pada kesempatan yang sama saya tawarkan kepada bang Yudhi dan bang Dicky untuk menjajal Si Putih. Hari sudah semakin siang akhirnya saya dan team berpamitan dengan bang Yudhi dan bang Dicky untuk mencari makan siang di sekitar kota Banda Aceh. Kami menuju rumah makan Aceh Rayeuk yang berada tepat di depan hotel The Pade untuk menikmati masakan khas Aceh, terutama Ayam Tangkap-nya.

15.00 – 20.50
Rupanya bro Fariz datang ke hotel bersama dua rekan bikers yang baru, saya diperkenalkan oleh bro Iskandar dengan motor Honda STX 1300 yang juga Sekjen dari IMBI Aceh serta bro Rizal yang menggunakan Honda Baby Magna. Setelah itu dua perwakilan dari Djarum yaitu mas Andre (Djarum Jakarta) dan mas Zaki (DSO Aceh) juga datang dan menemani kami makan siang. Setelah itu kami melanjutkan aktifitas untuk mencari beberapa spot pengambilan gambar syuting di kota Banda Aceh dengan tujuan pantai Lhok Nga, kediaman Cut Nyak Dien dan mengejar sunset di Pantai Lampu U. Saya dan teman-teman bikers menjajal aspal pantai Lhok Nga yang bagus dan luar biasa pemandangan-nya. Pengambilan gambar di Lhok Nga juga sangat berkesan, setelah itu kami menuju kediaman Cut Nya Dien untuk mengulas sejarah salah satu pahlawan wanita Indonesia yang gagah berani melawan kolonial Belanda. Acara dilanjutkan ke pantai Lampu U untuk melihat sunset, kami semua sempat berlama-lama di pantai ini karena pemandangan yang spektakuler bahkan Mayk menyempatkan untuk berenang di pantai tersebut. Karena hari sudah malam dan perut kami sudah kelaparan, akhirnya kami menuju kembali ke kota Banda Aceh.

20.50 – 22.00
Kami menyempatkan makan seafood di Simpang Mesra kota Banda Aceh ditemani mas Andre, mas Zaki, mas Sayuti (salah seorang team Djarum DSO Aceh yang baru saja datang dan bergabung bersama untuk makan malam) serta teman-teman bikers dari IMBI Aceh sebelum kembali ke hotel untuk beristirahat. Selamat malam!

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s