Exploride di Batam3

Batam, 14 Maret 2011

06.00 – 10.00
Hari terakhir di pulau Batam, saya terbangun dengan kondisi masih berat hati meninggalkan kota Batam yang penuh kenangan. Setelah mempersiapkan barang dan pakaian yang saya bawa, akhirnya saya menuju lobi hotel untuk sarapan pagi dan check out dari hotel karena jam 8 pagi sudah harus berada di bandara Hang Nadim untuk mengejar pesawat Batavia Air yang dijadwalkan menuju Pekanbaru tepat jam 9 pagi. Acan menghubungi saya melalui telpon seluler meminta maaf karena tidak bisa menghantar ke airport, pagi-pagi sekali dia harus menghantarkan anak-anak-nya ke sekolah. Kami dijemput oleh bang Napitupulu di hotel dan segera bergegas menuju bandara, setibanya di lokasi kami segera check-in karena banyaknya barang yang kami bawa sejak dari Pekanbaru. Pesawat meninggalkan pulau Batam tepat waktu dan kami tiba di Pekanbaru jam 10.00.

10.00 – 11.30
Setibanya di Pekanbaru, kami langsung menuju hotel Angkasa tempat motor dan mobil pendukung dititipkan selama kunjungan ke pulau Batam. Sudah 4 hari saya tidak bertemu dengan ‘Si Putih’, kangen rasanya untuk segera membawa motor kesayangan dan tancap gas langsung menuju kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Barang-barang yang kami bawa segera dimasukkan ke dalam mobil dan dalam beberapa menit kami semua sudah tidak sabar untuk segera berangkat ke Pematang Siantar.

11.30 – 12.15
Dalam perjalanan menuju Pematang Siantar, saya berhenti dulu di salah satu SPBU untuk mengisi bahan bakar untuk ‘ Si Putih’. Setelah itu langsung tancap gas dan kami semua mencari restoran untuk mengisi perut yang sudah kerocongan. Akhirnya kami berhenti di restoran Minang Jaya di daerah Minas, karena perjalanan masih panjang maka kami santap makan siang dengan lahap dan coba meminum air putih sebanyak-banyaknya.

12.15 – 15.45
Perjalanan kami lanjutkan, sekitar satu setengah jam dari Minas di kota kecil bernama Kandis, Kabupaten Siak kami berhenti sejenak untuk mengambil dokumentasi foto dan video pesta ulang tahun Punguan Silauraja (ulang tahun marga Silauraja yang ke-13). Ternyata masyarakat suku Batak banyak tinggal di kota tersebut.

Setelah puas mengambil gambar dan meminta informasi dengan penduduk setempat kami melanjutkan perjalanan. Selang beberapa jam saya memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil bertanya kepada Polisi di kota Duri jalan yang terbaik menuju Pematang Siantar. Hal tersebut saya lakukan karena GPS yang saya bawa menunjukkan harus berbelok ke arah kanan sementara papan penunjuk jalanyang tergabung dalam menyatakan harus berjalan lurus. Pada kesempatan tersebut secara tiba-tiba ada seseorang menghampiri saya, rupanya ada seorang penggemar motor ingin berkenalan dengan saya. Namanya bro Rozi yang tergabung dalam CSF’D (Community Satria FU 150 Duri, Riau) dan secara kebetulan adalah ketua dari komunitas tersebut. Kami mengobrol seputar motor yang saya tunggangi dan Rozi menanyakan tujuan dari misi saya keliling Indonesia, ternyata Rozi juga menghubungi beberapa club motor di Duri untuk datang ke lokasi dan bertemu saya. Akhirnya satu lagi club yang disebut KOMANDO (Komunitas Motor Sport & Otomotif Duri Riau) datang ke lokasi, mereka hadir sebanyak 4 motor dengan berbagai merk dan tipe. Bro Bedhoel, Bro Telly, Bro Anton dan Bro Hampton datang untuk bergabung bersama saya dan Bro Rozi. Kami sempatkan berbincang-bincang sesaat dan berfoto bersama, dalam kesempatan ini KOMANDO juga menyerahkan stiker club dan dipasang di motor BMW F 800 GS yang saya kendarai. Dengan pengawalan teman-teman baru saya, akhirnya kami meninggalkan Duri dan tancap gas menuju kota Pematang Siantar di provinsi Sumatera Utara.

15.45 – 18.30
Selepas Duri rupanya hujan mengguyur bumi Riau, karena jalan yang mulus saya berjalan duluan dengan kecepatan tinggi. Ditengah perjalanan saya bertemu dengan seorang pengendara sepeda yang berpetualang dari Aceh ke Jakarta dan dalam perjalanan kembali ke Aceh. Saya hanya memberikan salam saya kepadanya, rupanya kami juga pernah bertemu di kota Jambi serta team pendukung saya berhenti dan menyempatkan mengobrol dengan sang pengembara yang bernama Ilham. Disinilah saya dan mobil pendukung terpisah begitu saja, sampai di sebuah restoran bernama Mato Aiya di daerah Bagan Batu Riau saya berhenti untuk makan malam. Saya hubungi team pendukung untuk memberitahu posisi saya, sambil menunggu saya pun segera makan malam.

18.30 – 20.20
Namun setelah hampir 2 jam teman-teman yang saya tunggu tidak kunjung datang, dengan penasaran saya hubungi mereka sekali lagi dan ternyata posisi mnereka sudah mendahului saya sekitar 60 km didepan. Rupanya mereka tidak melihat restoran dan motor yang saya parkir di depan restoran tersebut, akhirnya dengan hati sedikit dongkol saya tancap gas dan segera menyusul mereka. Dalam perjalanan saya terheran-heran karena hampir semua mobil yang saya lewati memberikan lampu dim ke arah saya, namun target saya adalah mengejar ketertinggalan saya untuk bisa bergabung kembali degan team di daerah SPBU Pematang Seleng Sumatera Utara. Memang jalan yang penuh dengan tikungan dan sekelilingnya yang gelap (area kebun kelapa sawit) membuat hati ini sedikit deg-degan, namun saya pasrah dengan keadaan dan mencoba fokus kepada tujuan. Akhirnya saya bertemu di lokasi yang ditentukan dan kami semua segera bergegas menuju kota Pematang Siantar.

20.20 – 04.00
Karena hari sudah larut malam dan tujuan masih jauh dari perkiraan, saya tancap gas dan hanya berhenti di Asahan untuk tidur sejenak karena rasa kantuk yang tidak dapat saya bendung. Team menyempatkan makan malam dan kami segera lanjutkan perjalanan menuju kota Pematang Siantar. Sebelum jam 4 pagi kami tiba di hotel Siantar tempat kami menginap di kota Pematang Siantar, akhirnya perjalanan yang melelahkan dan penuh dengan ketidak pastian ini kami tempuh dengan selamat dan kami dapat beristirahat sejenak karena pagi harinya kami sudah ditunggu dengan berbagai aktifitas. Saya sudah tidak kuat dan setelah mandi saya pun segera tidur karena kondisi badan yang sangat letih

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s