Exploride di Brastagi

Brastagi, 17 Maret 2011

07.00 – 10.20
Walaupun kami masuk agak larut, namun pagi ini kami tetap harus bangun pagi karena akan melanjutkan perjalanan ke Medan. Badan masih terasa letih karena perjalanan yang cukup menguras tenaga dan sedikit membuat bulu kuduk berdiri jika mengingat perjalanan rute Samosir – Tele – Brastagi. Kami semua masih saling bercerita satu sama lain seputar perjalanan semalam, sebagian dari kami menyempatkan makan pagi di hotel namun saya tidak bernafsu untuk makan pagi. Setelah kami semua siap, akhirnya kami meninggalkan hotel Sibayak Internasional dan segera menuju ke kota Medan. Tapi sebelum tancap gas menuju Medan, kami semua memutuskan untuk mampir ke Bukit Gundaling untuk melihat pemandangan sekitar kota Brastagi dan Gunung Sinabung. Lokasi tersebut merupakan tempat rekreasi dan wisata bagi masyarakat setempat maupun turis yang berkunjung ke Brastagi. Disana kami mengambil beberapa dokumentasi foto dan video yang kami perlukan dan segera berangkat ke kota Medan.

10.20 – 12.00
Dalam perjalanan menuju kota Medan, kami sempat ingin mampir ke daerah Tanjung Barus tempat perkebunan Markisa. Namun, mengingat waktu yang telah ditentukan bahwa team Indonesia Exploride sudah ditunggu oleh bintang tamu Marissa Nasution yang dijadwalkan akan melakukan wisata kuliner di kota Medan pada pukul 14.00. Saya tancap gas dan berjalan lebih dulu dengan bermodal GPS, tepat pukul 12.00 saya tiba di hotel Grand Angkasa tempat kami dijadwalkan menginap.

12.00 – 16.00
Team berdatangan seling 15 menit setelah saya tiba di hotel, seperti biasa Lia mengurus keperluan semua team dan segera check-in karena jam 14.00 kami telah berjanji untuk bertemu dengan Marissa Nasution di hotel kami. Pada kesempatan santai sambil menunggu di lobi, saya menghubungi bro Ijeck salah satu simpatisan motor besar di kota Medan yang juga Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Chapter Medan. Kami sudah berjanji untuk bertemu pada hari ini, namun bro Ijeck sedang ada kesibukan dan mengutus salah satu sahabatnya bro Eddy Handoko yang secara kebetulan memiliki motor BMW F 800 GS warna kuning keluaran tahun 2009. Akhirnya bro Eddy menghubungi saya dan kami pun mangatur waktu untuk bertemu di hotel jam 13.30 sebelum kedatangan Marissa ke hotel. Saya dan Ditto menunggu tamu-tamu di lobi hotel, akhirnya bro Eddy datang bersamaan dengan kehadiran Marissa. Saya dan Ditto diperkenalkan oleh mas Wawan yang cukup setia menemani para bintang tamu selama perjalanan kami kelilling Indonesia. Kami semua menyempatkan ngobrol sebelum berangkat ke tujuan wisata kuliner di coffee shop hotel Grand Angkasa. Tepat pukul 16.00 kami pun segera bergegas melakukan wisata kuliner kami yang pertama di jalan S. Parman, tepatnya di bengkel Gapa yang terkenal dengan martabak Gapa-nya.

 

16.00 – 20.00
Setibanya di martabak Gapa kami disambut oleh bapak Binsar pemilik bengkel Gapa, team mempersiapkan peralatan syuting sementara kami melakukan wawancara dengan wartawan lokal dan mengobrol dengan bapak Binsar. Akhirnya wisata kuliner dimulai, bapak Binsar memperkenalkan kami kepada bapak Ayou yang keturunan India Tamil. Saya, Ditto dan Marissa menikmati martabak Gapa buatan bapak Ayou yang sudah 30 tahun membuat resep khusus martabak tersebut. Setelah puas menikmati martabak Gapa, saya dan Marissa melanjutkan wisata kuliner di kota Medan dengan menggunakan ‘Si Putih’ ke pusat oleh-oleh khas Medan, Zulaikha. Bro Eddy Handoko juga tetap setia menemani saya dan Marissa dalam perjalanan menuju Zulaikha. Setibanya di Zulaikha kami disambut oleh ibu Zulaikha serta bapak Rif’at Rangkuti putra dan putri dari ibu Hajjah Mariani pemilik Zulaikha. Menurut bro Eddy, bapak Ri’fat ternyata juga seorang biker. Sambil menunggu team mempersiapkan peralatan syuting, saya berbincang dengan bro Rif’at dan bro Eddy. Akhirnya kami selesaikan juga syuting di Zulaikha dan berterima kasih dengan keluarga besar ibu Hajjah Mariani yang sudah banyak membantu kami selama proses pengambilan dokumentasi disana.

20.00 – 23.00
Pemberhentian terakhir adalah mesjid Raya Medan yang terletak ditengah kota Medan untuk mengambil testimonial Marissa Nasution bagi promo televisi program Indonesia Exploride. Hari sudah semakin malam dan kami semua belum makan malam, akhirnya kami menuju food court Meluia yang terletak hanya beberapa meter dari lokasi mesjid. Kami semua makan malam dan saya sempatkan mencoba soto Medan pada kesempatan tersebut. Akhirnya kami semua berpisah dan kembali ke hotel masing-masing untuk beristirahat.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s