Exploride di Nias

Nias, 29 Maret 2011

09.00 – 10.00
Saya bangun agak siang hari ini karena rasa lelah yang masih terasa di sekujur badan, Ditto juga masih terbaring di tempat tidur dengan gayanya yang nyentrik (posisi tidur Ditto yang beraneka ragam selalu menjadi pemandangan unik di pagi hari). Setelah mandi saya bangunkan Ditto untuk segera bangun dan saya segera bergegas menyantap sepiring nasi goreng dan segelas teh hangat yang telah disediakan oleh pelayan hotel di depan beranda hotel yang menghadap ke laut (pemandangan pagi yang indah). Saya melihat team saya juga sudah terbangun, terutama om Bay dan pak Cecep yang telah mempersiapkan kendaraan terutama membereskan serep ban mobil yang semalam pecah untuk segera ditambal di tempat penambalan terdekat.

10.00 – 18.00
Setelah makan pagi saya kembali fokus kepada pembuatan jurnal yang sudah tertinggal beberapa hari, rupanya cuaca di bumi Nias masih kurang bersahabat. Hujan datang lagi dan kali ini lebih deras sampai sore hari dimana kami harus meninggalkan Nias untuk kembali ke Sibolga dan meneruskan perjalanan kami menuju Bukit Tinggi. Setelah barang-barang kami periksa dan semuanya sudah berada di dalam kendaraan, kami segera meninggalkan Miga Beach Hotel dan menuju Gunung Sitoli untuk penyeberangan ke Sibolga. Sebelumnya, kami sempatkan mampir ke rumah makan khas Minang Kabau milik sahabat baru kami di Nias yaitu tante Ross yang ceria. Kami menikmati makan siang di rumah makan tersebut sambil berbincang dengan tante Ross, cukup lama kami berada disana karena menunggu jam sandar kapal di pelabuhan agar kendaraan kami bisa naik ke kapal fery roro yang akan menyeberangkan kami ke Sibolga.

18.00 – 20.50
Akhirnya kami tiba di pelabuhan gunung Sitoli dan ternyata jadwal muat masih direncanakan sekitar pukul 19.00, sambil menunggu kami bersantai di ruang tunggu penumpang yang berada di area pelabuhan. Team yang lain sibuk dengan kamera mereka untuk mengambil beberapa stock gambar terakhir kami di pulau Nias, setelah menunggu 1 jam lebih akhirnya kami diperbolehkan masuk ke dalam kapal ferry roro KM Belanak. Seperti biasa kami juga bernegosiasi untuk mendapatkan ruang kabin petugas kapal untuk dapat beristirahat karena perjalanan yang jauh menuju Sibolga. Tepat pukul 20.50 kapal berangkat meninggalkan pelabuhan Gunung Sitoli Nias menuju Sibolga, saya dan Ditto segera menuju ruang kabin kapal yang telah disiapkan untuk kami berdua dan seperti biasa saya lanjutkan rutinitas membuat jurnal di dalam kapal.

20.50 – 23.00
Setelah selesai membuat jurnal, kami makan malam di dalam kabin dengan sebungkus nasi Minang Kabau dari rumah makan tante Ross yang kami pesan untuk malam ini. Akhirnya kami semua menyerah dengan waktu, saya dan Ditto beristirahat sambil menunggu mentari pagi yang akan menjadi alarm kami ketika sampai di Sibolga.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s