Exploride di Tapak tuan

Tapak Tuan, 26 Maret 2011

04.00 – 09.00
Rupanya cuaca belum mendukung kami sejak mendarat di Banda Aceh, kami semua bangun pagi dan hujan masih deras membasahi bumi Tapak Tuan. Akhirnya hujan sedikit reda dan kami segera meninggalkan Tapak Tuan menuju Sibolga dengan melewati rute yang katanya akan mempersingkat jarak sekitar 2 jam perjalanan yaitu; Tapak Tuan – Subulusalam – Manduamas – Barus – Sorkam – Kolang – Sibolga. Perjalanan yang luar biasa dengan pemandangan gunung serta pesisir pantai yang indah, tidak terasa hari sudah semakin siang dan perut sudah keroncongan karena belum makan pagi. Akhirnya kami berhenti di sebuah warung di kota Subulusalam dan menikmati sepiring mie goreng dengan telur dadar serta secangkir teh manis hangat, sedap!

09.00 – 11.00
Perjalanan kami lanjutkan setelah perut kami terisi dan kenyang, menurut pemilik warung selewat perbatasan propinsi Banda Aceh dan masuk propinsi Sumatera Utara terutama melewati Manduamas akan melewati jalan yang terjal dan cukup parah. Saya sudah siapkan diri untuk hal yang terburuk setelah pengalaman Calang – Meulaboh yang mendebarkan. Rupanya ucapan pemilik warung tersebut saya buktikan, jalan terjal yang berbatu dan kondisi jalan yang parah membuat ‘Si Putih’ harus berjuang extra keras untuk dapat melewati rute tersebut.

Ditambah kondisi jalan yang sepi dengan pemandangan hutan alam serta perkebunan kelapa sawit yang membentang. Selang beberapa menit kemudian kami berhenti di sebuah perkampungan, rupanya team pendukung yang berada di belakang saya sudah tidak dapat menahan nafsu untuk menyantap durian yang memang terlihat menggoda. Kami memesan 10 durian dan hanya dimakan oleh 6 orang, luar biasa kawan-kawan saya ini. Melihatnya saja saya sudah kepanasan (karena memang hari itu cuaca sangat terasa panas), yang lebih terkejut lagi ketika kami harus membayar hanya Rp. 110.000,- saja untuk 10 durian tersebut. Mantap!

11.00 – 15.00
Setelah puas menyantap durian Manduamas yang terkenal sedap, kami lanjutkan perjalanan ke Sibolga. Perjalanan terasa lebih panjang karena kondisi cuaca yang semakin tearasa terik, perubahan cuaca yang drastis (dari hujan dan tiba-tiba menjadi panas) membuat saya semakin dehidrasi. Ditambah dengan kondisi ’Si Putih’ yang juga kehausan, akhirnya team mencoba mencari SPBU terdekat yang ternyata tidak ada. Akhirnya kami membeli bensin eceran di daerah Barus. Perjalanan kami lanjutkan dan akhirnya sampai di Sibolga sekitar pukul 15.00. Sesuai dengan info penyeberangan yang kami terima dari team Jakarta, kendaraan harus sudah berada di pelabuhan Sibolga jam 17.00. Alhamdullilah kami tiba lebih cepat dengan selamat, kami pergunakan sisa waktu tersebut untuk mencari rumah makan yang kebetulan dekat dengan lokasi pelabuhan. Saya menyantap soto Medan di salah satu rumah makan bersama team Indonesia Exploride lainn-nya, rupanya kapal ferry roro yang akan mengantar kami menuju Nias baru akan berangkat pukul 20.00. Kami juga menunggu team Djarum DSO Padang Sidempuan untuk bersama-sama naik kapal menuju Nias.

15.00 – 23.00
Akhirnya tepat jam 18.00 kendaraan kami dibantu dengan mas Devi dari DSO Padang Sidempuan naik keatas kapal, setelah memesan tiket dan membayar biaya pengiriman kendaraan pada akhirnya kami juga memesan 2 buah kamar diatas kapal tersebut agar kami dapat beristirahat. Estimasi perjalanan dari Sibolga menuju Nias adalah sekitar 12 jam, jadi kami baru akan sampai Nias sekitar pukul 08.00. Kapal akhirnya berangkat tepat pukul 20.00, kami semua sudah berada di dalam kamar-kamar para awak kapal yang memang dijual kembali oleh mereka kepada masyarakat yang sanggup membayar. Dalam ruangan yang kecil namun nyaman tersebut, saya sempatkan membuat jurnal dan segera bergegas tidur karena badan memang terasa letih. Setelah berbaring di atas tempat tidur bertingkat tersebut, baru saya rasakan kapal oleng ke kanan dan ke kiri karena cuaca yang buruk. Semoga kami sampai Nias dengan selamat, pusing juga kepala saya karena terombang ambing ombak dan semakin saya rasakan semakin pusing rasanya. Baiklah, rasanya saya mau tetap mencoba untuk dapat tidur walaupun cuaca cukup buruk dan saya mengalami kesulitan untuk tidur. Selamat malam!

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s