Exploride di Bukit Tinggi4

Bukit Tinggi, 3 April 2011

08.00 – 10.40
Hari terakhir di kota Bukit Tinggi, saya dan istri mempersiapkan barang-barang kami untuk segera check-out dari The Hill hotel tempat kami menginap. Pada hari ini saya dan team dijadwalkan mengunjungi Gua Jepang sebelum meninggalkan kota Bukit Tinggi untuk menuju kota Padang, ibukota propinsi Sumatera Barat. Sementara istri saya harus kembali ke Jakarta untuk mengejar pesawat dari kota Padang yang dijadwalkan berangkat pukul 13.00, setelah makan pagi dan mengurus administrasi hotel saya mengantar istri ke lobi hotel untuk bertemu dengan sopir taxi yang akan mengantarkan ke kota Padang. Akhir-nya saya berpisah dengan istri saya, setelah itu saya menuju Hotel Indria untuk bertemu dengan team dan meneruskan perjalanan ke kota berikut-nya.

10.40 – 11.40
Sesampainya di Indria Hotel, team telah bersiap-siap untuk berangkat. Namun, mereka ingin sarapan terlebih dahulu di luar hotel. Akhirnya kami meninggalkan hotel dan mencari sarapan pagi sampai ke batas kota untuk menikmati sup daging di kedai Uda Dasril yang terkenal di Bukit Tinggi. Rupanya team memang sedang kelaparan termasuk Ditto, saya melihat lahap-nya mereka makan namun perut saya memang sudah kenyang karena sarapan pagi di hotel. Setelah semua team merasa kenyang, kami kembali ke kota untuk menuju daerah Panorama di mana Gue Jepang berada.


11.40 – 14.00
Gue Jepang yang berada di daerah Panorama ini dibuat sejak tahun 1942, dengan dipandu oleh seorang pemandu lokal yang faham dengan sejarah gua tersebut akhirnya kami masuk kedalam untuk melihat seperti apa gua tersebut. Ternyata, dalam gua tersebut dapat memuat hampir 3.000 tentara Jepang, terbagi dalam beberapa ruangan seperti penyimpanan amunisi, penjara, ruang komando serta ruang pembantaian romusha. Memang ngeri sekaligus takjub dengan hasil karya tentara Jepang ini, sungguh pintar sekali mereka merancang konsep pertahanan di dalam gua untuk mengelabui musuh. Saya merasa kurang enak berlama-lama masuk kedalam gua ini, terutama ketika masuk kedalam ruangan pembantaian serta penjara yang di desain untuk menyiksa bahkan membunuh para romusha apabila mereka enggan bekerja. Memang kejam cara mereka menyiksa bahkan membunuh untuk kepentingan perang pada saat itu. Cukup lama kami berada di dalam dan akhirnya kembali keluar menuju Panorama. Ditto menyempatkan diri untuk memotret beberapa foto Ngarai Sianok dari beberapa lokasi menarik yang berada di sekitar Panorama.

14.00 – 18.10
Setelah puas mengunjungi lokasi Gua jepang serta mengambil beberapa stock foto dan video Ngarai Sianok dari lokasi Panorama, kami segera meninggalkan tempat tersebut untuk melanjutkan perjalanan ke kota Padang. Dalam perjalanan kami berhenti untuk makan siang di rumah makan sate khas Minang Kabau yaitu Sate Mak Syukur (SMS) yang juga mempunyai cabang dan sangat terkenal di Jakarta. Selesai makan di Sate Mak Sjukur kami melanjutkan perjalananan ke kota Padang dan melewati salah satu eksotisme alam Sumatera Barat yaitu lembah Anai, disana kami berhenti sejenak untuk mengambil foto dan beberapa stock dokumentasi video di sebuah air terjun yang juga dijadikan obyek wisata yang memang menarik ketika melewati rute Bukit Tinggi – Padang. Kami lanjutkan perjalanan ke kota Padang dan akhirnya sampai sebelum Maghrib, tiba di hotel Sriwijaya dan segera check-in di hotel Sriwijaya yang telah memberikan dukungan akomodasi kepada team Indonesia Exploride selama kunjungan kami di kota Padang.

18.10 – 22.00
Rupanya Ditto sudah tidak sabar lagi mencari blackberry baru untuk diri-nya karena peristiwa kehilangan yang sempat membuat kami semua heboh ketika berada di area Jam Gadang kota Bukit Tinggi. Ditto pamit dengan saya untuk keluar serta mencari makanan bersama Uda Hendra yang selama ini menemai kami di Bukit Tinggi. Saya memilih untuk tetap di hotel dan meneruskan pembuatan jurnal dan titip dibelikan makanan cepat saji untuk dapat saya santap di dalam kamar. Selang beberapa jam kemudian Ditto datang dengan blackberry baru-nya serta sekotak ayam goreng dan kentang sesuai pesanan saya, setelah makan malam dan menyelesaikan beberapa jurnal sayapun kembali ke peraduan untuk istirahat

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s