Exploride di sungai penuh

Sungai Penuh, 6 April 2011

07.00 – 09.00
Setelah sarapan pagi di hotel, kami check out dari hotel Jaya Wisata untuk mengeksplorasi keindahan Danau Kerinci dan tambahan tujuan baru kami yaitu Bukit Khayangan sebagai pengganti Danau Kembar. Perjalanan menuju Danau Kerinci ditempuh selama kurang lebih 1 jam.

09.00 – 12.15
Setibanya di lokasi Danau Kerinci kami mengambil beberapa dokumentasi foto dan video untuk keperluan program Indonesia Exploride. Tidak banyak yang dapat kami lihat di sekitar danau, karena jalan dan beberapa fasilitas masih diperbaiki dan bahkan banyak fasilitas yang masih tutup. Akhirnya kami kembali ke kota Sungai Penuh untuk makan siang dan check in di sebuah losmen yang berdekatan dengan tempat kami makan siang yaitu cafe Dapur Bunda.

12.15 – 13.30
Makan siang bersama cukup membuat perut kami semua kenyang dan melanjutkan perjalanan menuju Bukit Khayangan, perjalanan menuju lokasi tersebut kami tempuh hanya dalam 30 menit saja dengan melalui jalan yang ekstrim dengan penuh kerikil serta batuan ditambah tanah meranh yang sekali-sekali membuat saya harus lebih berhati-hati agar tidak tergelincir. Namun pemandangan menuju lokasi tersebut juga sangat indah, sehingga kami berhenti beberapa kali untuk mengambil foto. Begitu sampai di lokasi saya terkesima dengan pemandangan di Bukit Khayangan, sepertinya tidak percuma nama tersebut diberikan. Indahnya seperti berada di Nirwana tidak kalah dengan pemandangan di perbukitan Alpen.

13.30 – 17.00
Kami nikmati pemandangan di atas Bukit Khayangan dan berharap hari akan selalu cerah dan tidak hujan. Di lokasi yang indah ini kami membuat testimonial perjalanan Sumatra dari Lintas Timur yang kami lalui dari Lampung, Palembang, Jambi sampai dengan Aceh. Di atas sebuah batu yang menjorok ke tebing, kami mengambil setting tersebut untuk pembuatan testimonial tersebut. Ngeri juga melihat jurang dibawah, membuat saya vertigo sejenak apabila membayangkan betapa tingginya jurang serta jalan setapak yang kami lalui menuju Bukit Khayangan. Namun, semua terbayarkan ketika kami sampai di Puncak. Setelah puas berlama-lama di atas Bukit Khayangan, akhirnya kami putuskan untuk kembali ke kota Sungai Penuh sebelum hujan turun. Kami sedikit khawatir apabila hujan turun, kami akan mendapatkan kesulitan untuk turun nantinya karena kondisi jalan yang parah.

17.00 – 22.00
Akhirnya kami tiba dan sampai di kota Sungai Penuh tanpa hambatan, dan betul saja perkiraan saya dimana hujan mengguyur kota sungai Penuh setelah kami sampai di hotel tempat kami menginap. Rupanya kedekatan dengan alam selama perjalanan ini, membuat saya lebih sensitif dan peka terhadap situasi serta kondisi yang akan terjadi termasuk perubahan cuaca yang drastis. Kami makan malam di sebuah rumah makan khas Minangkabau yang bersebelahan dengan hotel dan segera beristirahat agar dapat tenaga yang cukup untuk dapat melanjutkan perjalanan panjang menuju kota berikutnya yaitu Bengkulu

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s